Artikel
Produk Apa Saja yang Dapat di TKDN kan?
Kamis, 04 Juni 2026
Sebenarnya ada banyak sekali jenis produk TKDN. Mulai dari kategori makanan, minuman, mesin, konstruksi, peralatan elektronika, peralatan kelistrikan, pakaian, peralatan olahraga dan lainnya.
Pemerintah sendiri senantiasa menekankan pentingnya TKDN guna menjadikannya sebagai filter terhadap banyaknya perusahaan asing yang masuk ke tanah air. Jadi, perusahaan perlu mengoptimalkan penggunaan komponen atau kandungan dalam negeri.
Guna memastikan industri mengikuti peraturan dari pemerintah, dilaksanakan verifikasi melalui penghitungan nilai TKDN barang maupun jasa. Verifikasinya termasuk proses produksi, mesin, tenaga kerja hingga biaya tidak langsung pabrik.
Produk TKDN dari Berbagai Industri
Sebab manfaatnya begitu penting, perusahaan di tanah air perlu mengurus sertifikasi TKDN. Caranya mulai dengan mengajukan perhitungan mandiri atau self assessment terkait nilai TKDN yang termuat dalam produk.
Lantas, dilanjutkan dengan verifikasi ke lembaga verifikasi independen yang sudah mendapat penunjukan dari pemerintah. Berikut ini sejumlah produk yang bisa disertifikasi TKDN.
1. Pakaian
Salah satu produk TKDN yang sudah mendapat verifikasi ialah pakaian. Pakaian termasuk produk dari industri pakaian jadi (konveksi) dari tekstil.
Apabila Anda memproduksi pakaian, maka bisa mendaftarkannya untuk sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri. Pakaian ini dapat berbentuk kemeja, celana, rok, kaos dan lainnya.
Lantas, apakah semua pakaian yang dijual di Indonesia sudah mendapat sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri? Tentu saja belum semuanya didaftarkan TKDN oleh perusahaan terkait.
2. Pakaian Bayi dan Aksesoris
Produk TKDN lainnya ialah pakaian bayi dan aksesoris. Jadi, apabila Anda memproduksi pakaian bayi dan aksesorisnya, dapat mengajukannya untuk sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri.
Pakaian bayi dan aksesorisnya termasuk produk yang cukup populer di tanah air serta banyak diperlukan. Jadi, mendaftarkannya sebagai TKDN juga mampu memberikan banyak keuntungan bagi bisnis.
Sebelum memutuskan untuk mendaftarkannya, pastikan menyiapkan dokumen persyaratan terlebih dahulu. Misalnya saja akta pendirian perusahaan, dokumen pengesahan perusahaan, laporan kemampuan atau produksi dalam 12 bulan paling akhir dan lain-lain.
3. Nastar
Nastar juga bisa dijadikan sebagai produk TKDN. Nastar termasuk kue kering berbentuk bulat yang cukup populer di tanah air. Mungkin Anda familiar dengan kue kering ini ketika lebaran tiba.Nastar terbuat dari adonan beragam bahan. Mulai dari tepung terigu, mentega hingga telur. Pada bagian dalamnya diisi dengan selai nanas, cokelat hingga rasa lain.
Nastar awalnya adalah Bahasa Belanda ananas dan taart. Selain berbentuk bulat, nastar juga bisa berbentuk daun, labu, ketupat dan lainnya.
Nastar sangat umum disajikan ketika hari raya seperti Idul fitri, natal sampai tahun baru Imlek. Masyarakat biasa membelinya dalam kemasan toples plastik di toko maupun swalayan.
4. Kue Putri Salju
Kue putri salju juga cukup populer di tanah air. Produk TKDN ini juga umum ditemui ketika hari raya idul fitri. Biasanya disuguhkan untuk tamu yang datang ke rumah.
Kue putri salju bentuknya berupa bulan sabit dengan taburan gula halus di atasnya. Taburan gula halus tersebut mirip dengan salju yang menyelimuti kue.
Kue putri salju terbuat dari adonan tepung terigu, tepung maizena, mentega hingga kuning telur. Adonannya dipanggang di dalam oven hingga matang. Setelah matang lantas ditaburi dengan gula halus.
Kue putri salju cukup disukai oleh masyarakat sebab rasanya lezat, gurih dan dingin tatkala digigit. Ketika mengurus TKDN, tentu kelezatan rasa kue putri salju akan semakin sempurna.
5. Mie Instan
Mie instan termasuk salah satu produk TKDN yang sangat terkenal di tanah air. Sepertinya hampir semua orang tahu tentang produk mie instan.
Mie instan ialah mie yang telah mengalami proses pengukusan, penggorengan maupun pengeringan terlebih dahulu. Lantas, nantinya konsumen bisa menikmatinya dengan menambahkan air panas dan bumbu-bumbu yang tersedia pada bungkus produknya.
Umumnya mie instan terbuat dari beragam bahan. Misalnya tepung terigu, air, minyak goreng dan garam. Mie instan juga banyak dijual dalam wadah tahan air jadi bisa langsung menggunakannya ketika memasak mie.
Apabila Anda memproduksi mie instan, tentu boleh saja mendaftarkannya sebagai produk TKDN. Cukup mengikuti peraturan dari pemerintah terkait pengajuan sertifikat TKDN.
6. Mebel
Mebel atau perabot ialah perlengkapan rumah. Mebel ini termasuk kursi, meja dan lemari. Mebel juga disebut dengan furniture dalam bahasa Inggris.
Mebel asalnya ialah kata movable yang maknanya dapat bergerak. Di zaman dahulu, mebel cukup mudah digerakkan dari batu besar, tembok maupun atap.
Jadi, mebel bisa dimaknai sebagai benda yang terdapat dalam rumah dan dapat dimanfaatkan untuk duduk, berbaring atau menyimpan barang. Mebel bisa terbuat dari bahan kayu, bambu hingga rotan.
Mebel begitu diperlukan oleh masyarakat. Oleh karenanya, jika memproduksi mebel, Anda bisa mendaftarkan sertifikasi TKDN. Mebelnya boleh terbuat dari bahan kayu, bambu maupun rotan.
7. Laptop
Laptop juga termasuk produk TKDN. laptop ialah komputer pribadi yang ukurannya terbilang kecil dan bobotnya ringan. Jadi, sifatnya termasuk portable.
Umumnya bobot laptop ialah 1 sampai 6 kg. Namun bobotnya bisa berbeda untuk setiap ukuran, bahan maupun spesifikasi produk. Sementara sumber dayanya bisa berupa baterai atau adaptor A/C.
Baterai laptop biasanya bisa bertahan kira-kira 2 sampai 6 jam. Waktu habisnya baterai dapat bergantung pada cara penggunaan, spesifikasi, hingga ukuran baterainya.
Laptop punya fungsi yang serupa dengan komputer desktop. Komponen di dalamnya juga terbilang mirip hanya saja ukurannya jauh lebih kecil, bobotnya lebih ringan dan jauh lebih hemat daya.
8. Pensil
Pensil ialah sebuah alat tulis dan lukis. Pensil pada mulanya dibuat dari grafit murni. Penulisannya dilaksanakan melalui penggoresan grafiti pada suatu media.
Akan tetapi, grafit murni terbilang mudah patah, terlampau lembut dan menghadirkan efek kotor ketika media bersentuhan dengan tangan. Bahkan juga mengotori tangan ketika memegangnya.
Oleh karenanya, lantas dibuat campuran grafiti dan tanah liat sehingga teksturnya lebih keras. Lantas, komposisi campurannya disempurnakan menggunakan balutan kertas atau kayu.
Pensil juga termasuk produk yang bisa disertifikasi TKDN. Produk TKDN ini banyak digunakan untuk beragam keperluan seperti menulis catatan rapat.
9. Suku Cadang dan Aksesoris Kendaraan Bermotor
Perusahaan yang memproduksi suku cadang dan aksesoris kendaraan bermotor juga boleh mengajukan sertifikasi TKDN. Syaratnya tentu memenuhi ketentuan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah.
Produk TKDN ini juga banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia. Sebab, hampir setiap rumah tangga punya kendaraan bermotor.
10. Kain
Kain termasuk produk dari industri perdagangan besar tekstil. Ada banyak sekali perusahaan di tanah air yang memproduksi kain. Misalnya saja berupa kain batik.
Apabila perusahaan Anda membuat kain, tidak ada ruginya untuk mendaftarkannya dalam sertifikasi TKDN. Kain yang mendapat sertifikat ini akan punya nilai lebih dibandingkan milik kompetitor.
Misalnya saja punya peluang lebih tinggi untuk dipilih dalam pengadaan barang dan jasa oleh pemerintah. Peluangnya jauh lebih besar daripada produk yang tidak mempunyai sertifikat Tingkat Komponen Dalam Negeri.
Itu dia beberapa produk yang bisa didaftarkan sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri. Selain sejumlah produk TKDN di atas, sebenarnya masih banyak jenis produk lain yang juga dapat di TKDN kan.
Butuh bantuan pengurusan sertifikasi?
Tim kami siap membantu. Konsultasi gratis, proses resmi dan cepat.
Dapatkan Estimasi Biaya